You are currently viewing Kaum Afrika-Amerika Terlalu Terepresentasikan di Tingkat Kejahatan Amerika Serikat

Kaum Afrika-Amerika Terlalu Terepresentasikan di Tingkat Kejahatan Amerika Serikat

Pengenalan

Merupakan sebuah fakta yang cukup jelas dalam bidang kriminologi, utamanya dalam konteks Amerika Serikat, bahwa orang-orang Afrika-Amerika – atau lebih tepatnya – orang-orang Hitam Amerika terlalu terepresentasikan dalam tingkat kejahatannya. Namun untuk mengetahui mengapa bahwa ini adalah kasusnya, kita harus mendalami terlebih dahulu apa maksud dari “terlalu terepresentasikan” di tingkat kejahatan.

Apa itu representasi yang berlebihan (overrepresentation)?

Representasi yang berlebihan, atau suatu fenomena yang dikenal sebagai overrepresentation dalam bidang kriminologi, adalah keadaan dimana jenis kejahatan-kejahatan tertentu dilakui dengan tingkat yang lebih banyak oleh kelompok/seksi masyarakat tertentu dibanding dengan kelompok/seksi masyarakat lainnya. [1]Kim, On-Sung. Overrepresentation is Disproportionate Representation. sociologyindex.com/overrepresentation.htm Istilah ini tentu tidak diaplikasikan ke hal-hal sosiologis saja, dan bisa juga diaplikasikan secara informal untuk mengatakan bahwa ada suatu aktivitas/fenomena yang dilakui/dialami oleh kelompok/kategori tertentu. [2]Free Dictionary. thefreedictionary.com/overrepresentation Konsepnya pada dasarnya sehingga sama antara penggunaan istilahnya dalam konteks akademis ataupun konvensional.

Sebagai contoh, bayangkan jika ada penjual es krim di depan sebuah sekolah. Setiap hari anak-anak sebelum pulang ke rumah akan membeli es krim dari penjual itu dulu. Dan jualannya itu selalu laris atau dalam kata lain, setiap anak akan selalu membeli es krim dari penjual tersebut. Sekarang skenarionya adalah bahwa penjual tersebut hanya menjual 3 jenis polos es krim yaitu vanilla; coklat; dan juga durian. Setelah satu minggu menjual, sang penjual sadar bahwa setiap hari yang habis rasanya adalah hanya vanilla. Yang lain tidak dibeli sama sekali oleh anak-anak sekolah tersebut. Di skenario ini, kita bisa mengatakan bahwa rasa vanilla polos memiliki representasi yang berlebihan dibanding dengan dua rasa polos lainnya.

Isu yang sama jenis terjadi dalam kasus kaum Afrika Amerika. Yang akan saya coba tunjukan di seksi berikut adalah bahwa kelompok Afrika Amerika – di Amerika Serikat – sebenarnya memiliki representasi yang berlebihan dibanding dengan kelompok-kelompok etnis lainnya yang melakukan kejahatan.

Bukti demonstratif bahwa Kaum Afrika-Amerika terlalu direpresentasikan

Dalam publikasi data 2016 BJS yang berjudul Prisoners in 2016, ditunjukan bahwa ada hampir 490 ribu orang-orang Afrika-Amerika yang terhukum dipenjara.[3]Carson, E. Ann. (9 Januari 2018). Prisoners in 2016, Table 3: Sentenced prisoners under jurisdiction of state or federal correctional authorities, by jurisdiction, sex, race, and Hispanic origin, … Continue reading Dibandingkan dengan kelompok-kelompok lain seperti kelompok Putih (lebih dari 440 ribu) dan Hispanik (hampir 340 ribu), data tersebut menunjukan bahwa orang-orang Afrika-Amerika memiliki 50 ribu lebih orang yang terhukum dipenjara.

Dalam publikasi yang sama, ada juga data mengenai tingkat pemenjaraan bagi setiap 100.000 penduduk yang berumur di atas 18 tahun, dan juga untuk semua umur.[4]Carson, E. Ann. (9 Januari 2018). Prisoners in 2016, Table 6: Imprisonment rate of sentenced prisoners under jurisdiction of state or federal correctional authorities, by jurisdiction and demographic … Continue reading Lagi-lagi orang-orang Afrika-Amerika dalam kedua kategori umur tadi menunjukan angka yang jauh lebih besar dari kedua kelompok lainnya. Bagi orang-orang Afrika-Amerika, ada lebih dari 1600 orang per 100.000 penduduk yang dihukum penjara yang berumur 18 tahun ke atas. Ini 5.8 kali lipat lebih banyak daripada kelompok Putih (lebih dari 270 orang per 100.000 penduduk yang berumur 18 tahun ke atas), dan 1.87 kali lipat lebih banyak daripada kelompok Hispanik (hampir 860 orang per 100.000 penduduk yang berumur 18 tahun ke atas).

Mempertimbangkan data terbaru (selama penulisan essay ini), BJS juga sudah mempublikasikan data-data pada tahun 2017, 2018, dan juga 2019.[5]Bureau of Justice Statistics. Publications & Products: Prisoners. bjs.gov/index.cfm?ty=pbse&sid=40 Untuk mendemonstrasikan keberadaan representasi berlebihan kelompok Afrika-Amerika yang terbaru, data 2019 layak dilihat untuk melihat laju dan tingkat kelompok Afrika-Amerika yang dihukum penjara di Amerika Serikat yang terbaru.

Dalam publikasi yang bernama Prisoners in 2019, diperlihatkan bahwa hampir 453 ribu orang Afrika-Amerika terhukum dipenjara.[6]Carson, E. Ann. (22 Oktober 2020). Prisoners in 2019, Table 3: Sentenced prisoners under the jurisdiction of state or federal correctional authorities, by jurisdiction, sex, and race or ethnicity, … Continue reading Ini adalah penurunan dari 2016 yang spesifiknya berjumlah lebih dari 30 ribu orang. Tetapi relatif dengan kelompok Putih dan Hispanik, kelompok Afrika-Amerika masih mengalami representasi yang berlebihan.

Kelompok Putih mengalami penurunan dari 440 ribu lebih (saat 2016) menjadi kurang dari 423 ribu (saat 2019). Diselisih dengan jumlah kelompok Afrika-Amerika di tahun 2019, bisa ditemukan bahwa kelompok Afrika-Amerika melebihi kelompok Putih dengan (kurang lebih) 30 ribu orang.

Kelompok Hispanik juga mengalami penurunan dari hampir 340 ribu (saat 2016) menjadi hampir 321 ribu (saat 2019). Menyelisihnya dengan jumlah kelompok Afrika-Amerika di tahun 2019, bisa ditemukan bahwa kelompok Afrika-Amerika melebihi kelompok Hispanik dengan (lebih dari) 130 ribu orang.

Menyangkut tingkat pemenjaraannya setiap 100.000 penduduk di data 2019 BJS, kelompok Afrika-Amerika mengalami penurunan sebesar (kurang lebih) 150 orang per 100.000 penduduk menjadi hampir 1450 orang per 100.000 penduduk.[7]Carson, E. Ann. (22 Oktober 2020). Prisoners in 2019, Table 6: Imprisonment rates of U.S. adults, based on sentenced prisoners under the jurisdiction of state or federal correctional authorities, by … Continue reading Ini merupakan tingkat yang masih lebih besar dari dua kelompok lainnya, meskipun ada penurunan pada perbandingan antara kelompok Afrika-Amerika dengan kelompok Putih dan Hispanik.

Dibandingkan dengan kelompok Putih (lebih dari 260 orang per 100.000 penduduk), kelompok Afrika-Amerika 5.58 kali lipat lebih besar, yang merupakan penurunan kecil dari 5.8 kali lebih besar pada 2016. Dibandingkan dengan kelompok Hispanik (hampir 760 orang per 100.000 penduduk), kelompok Afrika-Amerika 1.91 kali lipat lebih besar, yang merupakan peningkatan kecil dari 1.87 kali lipat lebih besar pada 2016.

Menyangkut bagaimana data-data tersebut membuktikan adanya representasi yang berlebihan di kelompok Afrika-Amerika sebenarnya tidak terlalu kompleks untuk dimengerti. Kita bisa menghubungkannya lagi dengan pengertian pertama kita tentang apa itu representasi yang berlebihan (overrepresentation). Orang-orang Afrika-Amerika, Putih, dan Hispanik merupakan tiga kategori yang diukur partisipasinya dalam kejahatan. Dan kasusnya adalah berdasarkan data BJS yang dievaluasi tadi, orang-orang Afrika-Amerika lebih banyak dipenjara daripada kelompok Putih ataupun Hispanik, dari sudut total orang yang dipenjara ataupun dari sudut tingkat orang-orang yang dipenjara. Dan inilah yang menyarankan adanya suatu representasi yang berlebihan dari kelompok Afrika-Amerika di tingkat kejahatan Amerika Serikat.

Referensi

Referensi
1 Kim, On-Sung. Overrepresentation is Disproportionate Representation. sociologyindex.com/overrepresentation.htm
2 Free Dictionary. thefreedictionary.com/overrepresentation
3 Carson, E. Ann. (9 Januari 2018). Prisoners in 2016, Table 3: Sentenced prisoners under jurisdiction of state or federal correctional authorities, by jurisdiction, sex, race, and Hispanic origin, December 31, 2006–2016. Bureau of Justice Statistics, pp. 5. bjs.gov/index.cfm?ty=pbdetail&iid=6187
4 Carson, E. Ann. (9 Januari 2018). Prisoners in 2016, Table 6: Imprisonment rate of sentenced prisoners under jurisdiction of state or federal correctional authorities, by jurisdiction and demographic characteristics, December 31, 2006–2016. Bureau of Justice Statistics, pp. 8. bjs.gov/index.cfm?ty=pbdetail&iid=6187
5 Bureau of Justice Statistics. Publications & Products: Prisoners. bjs.gov/index.cfm?ty=pbse&sid=40
6 Carson, E. Ann. (22 Oktober 2020). Prisoners in 2019, Table 3: Sentenced prisoners under the jurisdiction of state or federal correctional authorities, by jurisdiction, sex, and race or ethnicity, 2009-2019. Bureau of Justice Statistics, pp. 6. bjs.gov/content/pub/pdf/p19.pdf
7 Carson, E. Ann. (22 Oktober 2020). Prisoners in 2019, Table 6: Imprisonment rates of U.S. adults, based on sentenced prisoners under the jurisdiction of state or federal correctional authorities, by jurisdiction, sex, and race or ethnicity, 2009-2019. Bureau of Justice Statistics, pp. 10. bjs.gov/content/pub/pdf/p19.pdf

Tinggalkan Balasan